
BINJAI — 21 Agustus 2026 — Sebanyak 18 peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I Pusjar SKMK LAN RI mempelajari inovasi digital dan praktik pengelolaan kinerja Pemerintah Kota Binjai, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan studi lapangan yang berlangsung di Aula Pemerintah Kota Binjai itu turut diikuti dua orang pendamping dari Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI). Pemerintah Kota Binjai menerima rombongan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Binjai.
Studi lapangan diselenggarakan untuk memberikan pengalaman empiris kepada peserta mengenai penerapan inovasi dan manajemen kinerja dalam organisasi publik. Peserta diharapkan dapat mengidentifikasi praktik yang relevan untuk diadopsi dan disesuaikan dengan kebutuhan instansi masing-masing.
Sekretaris Daerah Kota Binjai Chairin F. Simanjuntak, yang mewakili Wali Kota Binjai, mengatakan terpilihnya Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Binjai sebagai salah satu lokus pembelajaran menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus mengembangkan inovasi dan meningkatkan pelayanan publik melalui transformasi digital.
Menurut Chairin, keberhasilan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) tidak hanya bergantung pada ketersediaan dan kecanggihan infrastruktur teknologi. Keberhasilan tersebut juga memerlukan manajemen kinerja yang terukur dan akuntabel serta kapasitas kepemimpinan yang kuat pada tingkat administrator.
“Transformasi digital yang sesungguhnya membutuhkan fondasi manajemen kinerja yang sistematis. Lebih jauh dari itu, inovasi sangat ditentukan oleh kapasitas kepemimpinan yang mampu merumuskan strategi dan bersinergi dengan seluruh jajaran pelaksana untuk menerjemahkan arahan menjadi aksi nyata di lapangan,” ujar Chairin.
Ia berharap studi lapangan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Pengetahuan, pengalaman, dan praktik baik yang diperoleh peserta diharapkan dapat dikembangkan menjadi gagasan perubahan yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi organisasi dan masyarakat.
Analis Kebijakan Ahli Madya Pusjar SKMK LAN RI Bujang Syaifar, yang mewakili Kepala Pusjar SKMK LAN RI, menjelaskan bahwa studi lapangan merupakan bagian dari proses pembelajaran PKA. Kegiatan ini dirancang untuk mempertemukan peserta dengan praktik inovasi dan pengelolaan kinerja yang telah diterapkan oleh organisasi publik.
“[TK: Masukkan kutipan langsung Bujang Syaifar mengenai pembelajaran yang diharapkan dari studi lapangan di Kota Binjai],” kata Bujang.
PKA Angkatan I Tahun 2026 diikuti oleh 37 peserta yang dibagi ke dalam dua lokus studi lapangan. Sebanyak 19 peserta mempelajari praktik pelayanan publik di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Medan. Sementara itu, 18 peserta lainnya mempelajari inovasi digital di Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Binjai.
Dalam sesi pemaparan, M. Azuan memperkenalkan sejumlah inovasi digital yang dikembangkan Pemerintah Kota Binjai, antara lain:
- eCatin, untuk mendukung administrasi dan pemantauan pranikah bagi calon pengantin;
- SIBUSER, sistem informasi yang menyediakan informasi lowongan kerja dan pelatihan vokasi;
- Whistleblowing System, sarana pelaporan dugaan pelanggaran;
- Apel Pacar, aplikasi pengelolaan agenda elektronik pimpinan;
- Bisma, portal data terintegrasi Pemerintah Kota Binjai; dan
- Program Kelurahan Cantik, yang menyajikan data kependudukan, potensi wilayah, pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
Pemaparan dilanjutkan dengan diskusi antara peserta PKA dan jajaran Pemerintah Kota Binjai. Peserta memberikan sejumlah masukan, termasuk pengembangan aplikasi untuk mendukung peningkatan pendapatan asli daerah, penambahan fitur daftar kehadiran perangkat daerah pada aplikasi Apel Pacar, serta penguatan pemanfaatan aplikasi yang telah dikembangkan.
Diskominfo Kota Binjai menyambut baik masukan tersebut dan akan menjadikannya sebagai bahan evaluasi. Pengembangan lebih lanjut diperlukan agar aplikasi tidak hanya tersedia, tetapi juga digunakan secara optimal dalam mendukung pelayanan publik dan kinerja pemerintahan.
Melalui kegiatan ini, Pusjar SKMK LAN RI mendorong peserta menghubungkan materi pembelajaran kepemimpinan dengan kondisi nyata di lapangan. Praktik yang dipelajari diharapkan dapat melahirkan gagasan inovasi yang realistis, dapat diterapkan, dan sesuai dengan kebutuhan organisasi peserta.
Kegiatan turut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Binjai M. Ikhsan Siregar, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kota Binjai Arma Delisa Budi, peserta PKA Angkatan I Tahun 2026, serta jajaran Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Binjai.