
Banda Aceh – Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Kinerja (Pusjar SKMK) LAN Aceh resmi membuka Pelatihan Khusus Analis Kebijakan Angkatan III hingga VI Tahun 2026 yang diikuti peserta dari berbagai kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dari tanggal 29 Juni s.d 22 Juli 2026. Pelatihan tersebut bertujuan memperkuat kapasitas analis kebijakan dalam mendukung peningkatan kualitas kebijakan publik dan pencapaian agenda pembangunan nasional, Banda Aceh 3 Juli 2026.
Deputi Bidang Peningkatan Kualitas Kebijakan Administrasi Negara, Agus Sudrajat, dalam sambutannya mengatakan bahwa pelatihan ini memiliki arti strategis karena dilaksanakan di tengah pelaksanaan RPJMN 2025–2029 yang memuat berbagai program prioritas pemerintah. Menurutnya, kualitas kebijakan menjadi salah satu faktor utama keberhasilan pembangunan nasional. Karena itu, peran analis kebijakan sangat dibutuhkan untuk memastikan setiap kebijakan yang disusun selaras dengan arah pembangunan nasional, berbasis data, serta mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Banda Aceh – Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Kinerja (Pusjar SKMK) LAN Aceh resmi membuka Pelatihan Khusus Analis Kebijakan Angkatan III hingga VI Tahun 2026 yang diikuti peserta dari berbagai kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dari tanggal 29 Juni s.d 22 Juli 2026. Pelatihan tersebut bertujuan memperkuat kapasitas analis kebijakan dalam mendukung peningkatan kualitas kebijakan publik dan pencapaian agenda pembangunan nasional, Banda Aceh 3 Juli 2026.
Deputi Bidang Peningkatan Kualitas Kebijakan Administrasi Negara, Agus Sudrajat, dalam sambutannya mengatakan bahwa pelatihan ini memiliki arti strategis karena dilaksanakan di tengah pelaksanaan RPJMN 2025–2029 yang memuat berbagai program prioritas pemerintah. Menurutnya, kualitas kebijakan menjadi salah satu faktor utama keberhasilan pembangunan nasional. Karena itu, peran analis kebijakan sangat dibutuhkan untuk memastikan setiap kebijakan yang disusun selaras dengan arah pembangunan nasional, berbasis data, serta mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Selain penguatan kompetensi teknis, peserta didorong untuk memiliki kemampuan berpikir kritis, analisis berbasis data, integritas yang tinggi, serta kemampuan berkolaborasi lintas sektor. Di era digital saat ini, pemanfaatan teknologi termasuk kecerdasan buatan (AI) juga dinilai dapat membantu meningkatkan kualitas analisis dan rekomendasi kebijakan.
Agus berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperkaya wawasan serta pengalaman dalam bidang kebijakan publik. Pelatihan Khusus Analis Kebijakan Angkatan III sampai dengan VI Tahun 2026 di Pusjar SKMK LAN Aceh kemudian secara resmi dibuka. Kegiatan pelatihan Khusus Analis Kebijakan Angakatan III sampai VI Tahun 2026 ini diikuti 120 Peserta dari 35 Instansi baik Kementerian/Lembaga maupun pemerintah daerah