
Aceh Besar, [13/5/2026] – Pusat Pembelajaran Strategi Kebijakan dan Manajemen Kinerja (Pusjar SKMK), Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI), menerima hasil pembelajaran peserta magang Hub Kementerian Ketenagakerjaan berupa penyusunan policy brief yang berfokus pada peningkatan efektivitas dan efisiensi pelayanan di lingkungan Pusjar SKMK.
Dalam kegiatan magang ini, peserta berhasil menyusun sejumlah rekomendasi berbasis bukti (evidence-based policy brief) yang mengangkat isu-isu strategis, antara lain:
- Manajemen kehadiran dalam kegiatan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS yang menghadapi berbagai hambatan dan tantangan;
- Optimalisasi pemanfaatan fasilitas olahraga di lingkungan Pusjar SKMK yang belum digunakan secara maksimal oleh pegawai;
- Penataan ruang kerja yang ideal guna mendukung produktivitas pegawai.
Coach pembimbing, Rati Sumanti, menyampaikan bahwa selama proses pembimbingan, pendekatan yang dilakukan berfokus pada diskusi intensif guna menghasilkan rekomendasi kebijakan yang aplikatif. “Melalui diskusi yang mendalam, peserta mampu merumuskan policy brief yang tidak hanya relevan, tetapi juga memberikan solusi yang dapat diimplementasikan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Umum dan SDM Pusjar SKMK, Edi Sahputra, menegaskan bahwa output yang dihasilkan peserta magang mencerminkan kompetensi yang telah dibangun selama proses pembelajaran. “Pemilihan isu perlu disederhanakan agar lebih fokus dalam melihat efektivitas dan efisiensi pelayanan. Ke depan, hasil ini diharapkan dapat ditindaklanjuti dan dievaluasi secara berkelanjutan, dengan penguatan pada aspek evidence base dalam policy brief,” jelasnya.
Masukan juga disampaikan oleh Ketua Public Relation dan Branding Institution, Febri, yang mengapresiasi substansi policy brief yang disusun. “Policy brief yang disusun sudah sangat menarik, namun masih perlu penguatan pada struktur dan latar belakang masalah. Implementasi sistem presensi berbasis QR Code juga menjadi salah satu rekomendasi yang diharapkan dapat segera diwujudkan,” ungkapnya.
Apresiasi tinggi turut disampaikan oleh Kepala Pusjar SKMK, Said Fadhil. “Peserta magang telah mampu menggambarkan secara komprehensif kondisi di lingkungan Pusjar SKMK, termasuk hambatan dan tantangan dalam pelayanan. Hal ini sangat bermanfaat sebagai umpan balik sekaligus dasar pengembangan inovasi ke depan,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa peserta magang diharapkan terus menjaga komitmen untuk belajar dan memahami dinamika tugas dalam dunia kerja.
Kegiatan magang ini menjadi bagian dari upaya kolaboratif dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia serta mendorong lahirnya kebijakan yang adaptif, inovatif, dan berbasis data.